<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Akh iPin</title>
	<atom:link href="http://aripinkriuk.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aripinkriuk.wordpress.com</link>
	<description>Assalamualaikum Wr Wb</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Sep 2009 01:29:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='aripinkriuk.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/0222acf88fcf2ce43aeb6a0d3c23ff7b?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Akh iPin</title>
		<link>http://aripinkriuk.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aripinkriuk.wordpress.com/osd.xml" title="Akh iPin" />
	<atom:link rel='hub' href='http://aripinkriuk.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Berbusana Muslimah Namun Ketat &#8230;</title>
		<link>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/04/berbusana-muslimah-namun-ketat/</link>
		<comments>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/04/berbusana-muslimah-namun-ketat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 01:25:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipin</dc:creator>
				<category><![CDATA[document]]></category>
		<category><![CDATA[Berbusana Muslimah Namun Ketat ...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aripinkriuk.wordpress.com/?p=258</guid>
		<description><![CDATA[Berbusana Muslimah Namun Ketat &#8230; Today at 8:13am Betapa banyak kita lihat saat ini, wanita-wanita berbusana muslimah, namun masih dalam keadaan ketat. Sungguh kadang hati terasa perih. Apa bedanya penampilan mereka yang berkerudung dengan penampilan wanita lain yang tidak berkerudung jika sama-sama ketatnya[?] Oleh karena itu, pembahasan kita saat ini adalah mengenai pakaian wanita muslimah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=258&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<h1><span>Berbusana Muslimah Namun Ketat &#8230;</span></h1>
</div>
<div>Today at 8:13am</div>
</div>
<div>
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=3038296&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=127210231649&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=127210231649&amp;id=102805731212"><img src="http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs268.snc1/9534_132543276212_102805731212_3038296_2348908_n.jpg" alt="" /></a></div>
</div>
<div>
<p>Betapa banyak kita lihat saat ini, wanita-wanita berbusana muslimah, namun masih dalam keadaan ketat. Sungguh kadang hati terasa perih. Apa bedanya penampilan mereka yang berkerudung dengan penampilan wanita lain yang tidak berkerudung jika sama-sama ketatnya[?] Oleh karena itu, pembahasan kita saat ini adalah mengenai pakaian wanita muslimah yang seharusnya mereka pakai.</p>
<p>Beberapa syarat busana muslimah yang sesuai Al Qur&#8217;an dan Hadits adalah sebagai berikut:<br />
<span id="more-258"></span><br />
Syarat pertama: pakaian wanita harus menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Ingat, selain kedua anggota tubuh ini wajib ditutupi termasuk juga telapak kaki.</p>
<p>Syarat kedua: bukan pakaian untuk berhias seperti yang banyak dihiasi dengan gambar bunga apalagi yang warna-warni, atau disertai gambar makhluk bernyawa, apalagi gambarnya lambang partai politik! Yang terkahir ini bahkan bisa menimbulkan perpecahan di antara kaum muslimin.</p>
<p>Ingatlah, bahwa maksud perintah untuk mengenakan jilbab adalah perintah untuk menutupi perhiasan wanita. Dengan demikian, tidak masuk akal bila jilbab yang berfungsi untuk menutup perhiasan wanita malah menjadi pakaian untuk berhias sebagaimana yang sering kita temukan.</p>
<p>Syarat ketiga: pakaian tersebut tidak tipis dan tidak tembus pandang yang dapat menampakkan bentuk lekuk tubuh. Pakaian muslimah juga harus longgar dan tidak ketat sehingga tidak menggambarkan bentuk lekuk tubuh.</p>
<p>Cermatilah, dari sini kita bisa menilai apakah jilbab gaul yang tipis dan ketat yang banyak dikenakan para mahasiswi maupun ibu-ibu di sekitar kita dan bahkan para artis itu sesuai syari’at atau tidak.</p>
<p>Syarat keempat: tidak diberi wewangian atau parfum.</p>
<p>Syarat kelima: tidak boleh menyerupai pakaian pria atau pakaian non muslim.</p>
<p>Betapa sedih hati ini melihat kaum hawa sekarang ini begitu antusias menggandrungi mode-mode busana barat baik melalui majalah, televisi, dan foto-foto tata rias para artis dan bintang film. Laa haula walaa quwwata illa billah.</p>
<p>Syarat keenam: bukan pakaian untuk mencari ketenaran atau popularitas (baca: pakaian syuhroh).</p>
<p>Pakaian syuhroh di sini bisa bentuknya adalah pakaian yang paling mewah atau pakaian yang paling kere atau kumuh sehingga terlihat sebagai orang yang zuhud. Kadang pula maksud pakaian syuhroh adalah pakaian yang berbeda dengan pakaian yang biasa dipakai di negeri tersebut dan tidak digunakan di zaman itu. Semua pakaian syuhroh seperti ini terlarang.</p>
<p>Syarat ketujuh: pakaian tersebut terbebas dari salib.</p>
<p>Syarat kedelapan: pakaian tersebut tidak terdapat gambar makhluk bernyawa (manusia dan hewan).<br />
Gambar makhluk juga termasuk perhiasan. Jadi, hal ini sudah termasuk dalam larangan bertabaruj sebagaimana yang disebutkan dalam syarat kedua di atas. Ada pula dalil lain yang mendukung hal ini.</p>
<p>Syarat kesembilan: pakaian tersebut berasal dari bahan yang suci dan halal.</p>
<p>Syarat kesepuluh: pakaian tersebut bukan pakaian kesombongan.</p>
<p>Syarat kesebelas: pakaian tersebut bukan pakaian pemborosan .</p>
<p>Syarat keduabelas: bukan pakaian yang mencocoki pakaian ahlu bid’ah. Seperti mengharuskan memakai pakaian hitam ketika mendapat musibah sebagaimana yang dilakukan oleh Syi’ah Rofidhoh pada wanita mereka ketika berada di bulan Muharram. Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan bahwa pengharusan seperti ini adalah syi’ar batil yang tidak ada landasannya.</p>
<p>Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini:<br />
<a rel="nofollow" href="http://rumaysho.com/hukum-islam/pakaian/1615-pakaian-yang-mesti-engkau-pakai-saudariku.html" target="_blank"><span>http://rumaysho.com/hukum-</span><span>islam/pakaian/1615-pakaian</span><span>-yang-mesti-engkau-pakai-s</span>audariku.html</a></p>
<p>Juga mengenai wanita yang berpakaian tapi telanjang dapat dilihat di sini:<br />
<a rel="nofollow" href="http://rumaysho.com/hukum-islam/pakaian/1613-wanita-yang-berpakaian-tapi-telanjang-sadarlah.html" target="_blank"><span>http://rumaysho.com/hukum-</span><span>islam/pakaian/1613-wanita-</span><span>yang-berpakaian-tapi-telan</span>jang-sadarlah.html</a></p>
<p>Tentang masalah cadar dapat dilihat di sini:<br />
<a rel="nofollow" href="http://rumaysho.com/hukum-islam/pakaian/1137-aku-merasa-aneh-dengan-cadar.html" target="_blank"><span>http://rumaysho.com/hukum-</span><span>islam/pakaian/1137-aku-mer</span>asa-aneh-dengan-cadar.html</a></p>
<p>Semoga Allah memberi taufik dan hidayah.</p>
<p>Muhammad Abduh Tuasikal<br />
<a rel="nofollow" href="http://rumaysho.com/" target="_blank">http://rumaysho.com</a><br />
Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aripinkriuk.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aripinkriuk.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aripinkriuk.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aripinkriuk.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aripinkriuk.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aripinkriuk.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aripinkriuk.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aripinkriuk.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aripinkriuk.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aripinkriuk.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aripinkriuk.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aripinkriuk.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aripinkriuk.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aripinkriuk.wordpress.com/258/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=258&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/04/berbusana-muslimah-namun-ketat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/30da2ee561621f70f5c9c6eb11d6c26f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs268.snc1/9534_132543276212_102805731212_3038296_2348908_n.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Nasehat Ramadhan: Sudah Benarkah Niat Anda?</title>
		<link>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/04/nasehat-ramadhan-sudah-benarkah-niat-anda/</link>
		<comments>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/04/nasehat-ramadhan-sudah-benarkah-niat-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 01:18:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipin</dc:creator>
				<category><![CDATA[document]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat Ramadhan: Sudah Benarkah Niat Anda?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aripinkriuk.wordpress.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Nasehat Ramadhan: Sudah Benarkah Niat Anda? Fatwa dan Nasehat Agama &#124; Nasehat Al-Quran dan As-Sunnah Ditulis oleh Ibnu Munzir on Kamis, 03 September 2009 00:06 &#124; Dibaca : 107 kali Anda pernah menjalani operasi? Atau paling tidak anda memiliki saudara yang pernah menjalaninya? Bila pernah, coba diingat kembali kenangan yang pernah anda lalui itu. Mungkin saja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=255&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td width="100%">
<h1><a href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/nasehat-al-quran-dan-as-sunnah/640-nasehat-ramadhan-sudah-benarkah-niat-anda.html"> Nasehat Ramadhan: Sudah Benarkah Niat Anda?</a></h1>
</td>
<td width="100%" align="right"><a title="PDF" rel="nofollow" href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/nasehat-al-quran-dan-as-sunnah/640-nasehat-ramadhan-sudah-benarkah-niat-anda.pdf"><img src="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/pdf_button.png" alt="PDF" /></a></td>
<td width="100%" align="right"><a title="Cetak" rel="nofollow" href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/nasehat-al-quran-dan-as-sunnah/640-nasehat-ramadhan-sudah-benarkah-niat-anda.html?tmpl=component&amp;print=1&amp;layout=default&amp;page="><img src="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/printButton.png" alt="Cetak" /></a></td>
<td width="100%" align="right"><a title="E-mail" href="http://www.pengusahamuslim.com/component/mailto/?tmpl=component&amp;link=aHR0cDovL3d3dy5wZW5ndXNhaGFtdXNsaW0uY29tL2ZhdHdhLXBlcmRhZ2FuZ2FuL25hc2VoYXQtYWwtcXVyYW4tZGFuLWFzLXN1bm5haC82NDAtbmFzZWhhdC1yYW1hZGhhbi1zdWRhaC1iZW5hcmthaC1uaWF0LWFuZGEuaHRtbA%3D%3D"><img src="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/emailButton.png" alt="E-mail" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td><span> <a href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan.html"> Fatwa dan Nasehat Agama </a> | </span> <span> <a href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/nasehat-al-quran-dan-as-sunnah.html"> Nasehat Al-Quran dan As-Sunnah </a> </span></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><span> Ditulis oleh Ibnu Munzir				on Kamis, 03 September 2009 00:06 </span> <span> | Dibaca : 107 kali </span></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><img style="margin-left:6px;margin-bottom:6px;float:right;" src="http://www.pengusahamuslim.com/images/stories/Artikel_Agama/sunsetmasjid.jpg" alt="niat" width="210" height="105" />Anda pernah menjalani operasi? Atau paling tidak anda memiliki saudara yang pernah menjalaninya?</p>
<p>Bila pernah, coba diingat kembali kenangan yang pernah anda lalui itu. Mungkin saja dokter yang menangani anda, meminta anda agar berpuasa selama beberapa jam, bahkan kadang kala anda harus berpuasa sampai 8 jam lamanya.</p>
<p>Nah, apakah ketika anda menjalani puasa 8 jam itu terbetik di hati anda harapan mendapat pahala dari Allah, walau hanya sedikit? Atau mungkin juga pahala dari dokter yang menangani anda?<br />
<span id="more-255"></span><br />
Apa yang membedakan puasa itu dengan puasa yang sedang anda amalkan sekarang ini? Puasa yang sedang anda amalkan di bulan ini, begitu besar pahalanya,</p>
<p>الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ. رواه مسلم</p>
<p><em>&#8220;Shalat lima waktu, shalat jum&#8217;at hingga shalat jum&#8217;at selanjutnya, dan puasa bulan ramadhan hingga puasa bulan Ramadhan selanjutnya adalah penghapus dosa-dosa yang terjadi diantaranya, selama pelakunya menghindari dosa-dosa besar.&#8221;</em> (Riwayat Muslim)</p>
<p>Bila demikian, apa yang menjadikan puasa di bulan ini memiliki keutamaan yang begitu besar, Sedangkan puasa yang diperintahkan oleh pak dokter, tidak?</p>
<p>Coba anda renungkan, apa perbedaan antara keduanya?</p>
<p>Saya yakin, spontan anda akan berkata: Sangat besar perbedaannya. Tapi coba anda mulai menuliskan perbedaan itu di secarik kertas, ada berapa perbedaankah yang berhasil anda tuliskan?</p>
<p>Ketahuilah saudaraku! semakin banyak jumlah perbedaan yang berhasil anda tuliskan, berarti semakin besar pula pemahaman anda tentang puasa Ramadhan. Dan semakin besar pengetahuan anda semakin besar pula pahala yang –insya Allah- berhasil anda dapatkan darinya.</p>
<p>Sebaliknya, semakin sedikit perbedaan yang berhasil anda sebutkan, maka itu indikasi bahwa pahala puasa anda juga sedikit.</p>
<p>رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الْجُوعُ وَالْعَطَشُ. رواه أحمد وحسنه الألباني</p>
<p><em>&#8220;Mungkin saja orang yang berpuasa, dari puasanya itu hanya mendapatkan rasa lapar dan haus saja.&#8221;</em> (Riwayat Ahmad, dan dinyatakan sebagai hadits hasan oleh Al Albani)</p>
<p>Saudaraku! Apakah anda rela bila perjuangan anda bangun pagi makan sahur, selanjutnya menahan lapar dan haus hingga terbenam matahari, sia-sia begitu saja? Bukan pahala yang anda dapatkan, akan tetapi yang anda dapatkan hanyalah derita lapar dan haus belaka.</p>
<p>Anda tidak ingin petaka itu menimpa anda? Anda ingin tahu kiatnya?</p>
<p>Temukan jawabannya pada ucapan Abu Bakar bin Abdillah Al Muzani berikut:</p>
<p>مَا فَضَلَ أَبُو بَكْرٍ رضي الله عنه النَّاسَ بِكَثْرَةِ صِيَامٍ وِلاَ صَلاَةٍ، وَلَكِنْ بِشَيْءٍ وَقَرَ فِي صَدْرِهِ</p>
<p>&#8220;Tidaklah Abu Bakar <em>radhiallahu &#8216;anhu</em> berhasil mengungguli orang lain dikarenakan ia lebih banyak berpuasa dan shalat, akan tetapi ia mengungguli mereka dengan sesuatu yang tertanam di dalam dadanya.&#8221;</p>
<p>Inilah jawabannya! Isi hati beliaulah yang menjadikannya berhasil mengungguli seluruh umat Islam.</p>
<p>Beliau tidak pernah berpuasa di bulan ramadhan lebih dari satu bulan, dan dalam satu hari juga shalat fardhu yang beliau lakukan hanya lima waktu dan demikian juga lainnya.</p>
<p>Yang membedakan beliau dari lainnya ialah niatnya. Beliau berpuasa sama dengan kita, akan tetapi niat puasa beliau jauh lebih baik dari niat puasa kita.</p>
<p>Sekedar menggambarkan perincian niat para ulama&#8217; maka berikut saya sebutkan beberapa jenis-jenis niat dalam suatu amalan:</p>
<p><strong>1. Niat menjalankan ibadah kepada Allah dengan berpuasa di bulan Ramadhan.</strong></p>
<p>Ini adalah niat yang paling utama dan paling mendasar. Tanpa niat ini amalan anda tidak akan diterima Allah, dan tidak bernilaikan ibadah, bahkan bisa saja puasa anda berubah menjadi amal kemaksiatan.</p>
<p>قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى أَنَا أَغْنَى الشُّرَكَاءِ عَنِ الشِّرْكِ مَنْ عَمِلَ عَمَلاً أَشْرَكَ فِيهِ مَعِى غَيْرِى تَرَكْتُهُ وَشِرْكَهُ. رواه مسلم</p>
<p>Allah Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi berfirman: <em>&#8220;Aku adalah Dzat Yang paling tidak membutuhkan kepada persekutuan, karenanya barang siapa yag mengamalkan suatu amalan sedangkan padanya ia menyekutukan Aku dengan selain Aku, niscaya Aku meninggalkannya bersama sekutunya itu.&#8221;</em> (Riwayat Muslim)</p>
<p>Niat inilah yang membedakan antara anda sebagai seorang yang beragama Islam dengan orang-orang kafir, atau musyrik.</p>
<p>Walaupun niat jenis ini adalah niat yang paling mendasar dan pokok, akan tetapi niat inilah yang paling sering kita lalaikan.</p>
<p>Sudahkah anda senantiasa menghadirkan niat jenis pertama ini dalam ibadah puasa anda?</p>
<p><strong>2. Niat meneladani Rasulullah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> dalam ibadah puasanya, atau yang sering disebut dengan ittiba&#8217;.</strong></p>
<p>Coba sekarang anda membayangkan, seakan-akan anda sedang mengamati gerak-gerik dan etika Rasulullah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> selama menjalankan puasa Ramadhan, seakan-akan anda hidup bersama beliau. Apakah perasaan anda kala itu sama dengan perasaan pada hari-hari sebelumnya?</p>
<p>Niat semacam ini adalah niat kedua yang paling mendasar agar puasa anda bernilai ibadah dan mendatangkan puasa. Walau demikian, ternyata niat semacam ini sering kali terlupakan, bukankah demikian saudaraku?</p>
<p>Apalah artinya puasa anda bila ternyata anda berpuasa hanya sekedar mengikuti kebiasaan dan perilaku orang lain?! Berpuasa hanya mengikuti perilaku masyarakat tidaklah ada gunanya di sisi Allah.</p>
<p>Apa yang selama ini anda lakukan, yaitu hanyut dengan perilaku masyarakat tanpa menyadari teladan Rasulullah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> dalam ibadah puasa menjadikan puasa anda tidak bernilai ibadah, sikap anda itu hanyalah menjadikan puasa anda bernilai tradisi belaka.</p>
<p>عِبَادَاتُ أَهْلِ الغَفْلَةِ عَادَاتٌ</p>
<p>&#8220;Amal ibadah orang-orang yang lalai hanyalah bernilaikan adat istiadat.&#8221;</p>
<p>Dan perilaku seperti inilah yang dimaksudkan dalam hadits tanya jawab malaikat Mungkar dan Nakir di alam kubur:</p>
<p>مَا كُنْتَ تَقُولُ فِى هَذَا الرَّجُلِ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه و سلم ؟ فَيَقُولُ: لاَ أَدْرِى، كُنْتُ أَقُولُ مَا يَقُولُ النَّاسُ. فَيُقَالُ: لاَ دَرَيْتَ وَلاَ تَلَيْتَ. ثُمَّ يُضْرَبُ بِمِطْرَقَةٍ مِنْ حَدِيدٍ ضَرْبَةً بَيْنَ أُذُنَيْهِ، فَيَصِيحُ صَيْحَةً يَسْمَعُهَا مَنْ يَلِيهِ إِلاَّ الثَّقَلَيْن. رواه البخاري</p>
<p><em>&#8220;Apa yang dahulu engkau katakan/yakini tentang orang ini, yaitu Muhammad shallallahu &#8216;alaihi wa sallam?&#8221; Si mayitpun menjawab: &#8220;Aku tidak tahu, dahulu aku hanya membeo dengan apa yang diyakini oleh masyarakat banyak.&#8221; Maka dikatakan kepadanya: &#8220;Engkau tidak tahu dan juga tidak pernah membaca?&#8221; Selanjutnya ia dipukul dengan palu dari besi tepat di tengah-tengah antara ke dua telinganya, sehingga menjadikannya kesakitan dan menjerit dengan jeritan yang dapat didengarkan oleh seluruh yang ada di sekitarnya selain jin dan manusia.&#8221;</em> (Riwayat Bukhary)</p>
<p>Apakah anda rela tergolong ke dalam orang-orang yang dikisahkan dalam hadits ini? Tentu tidak.</p>
<p><strong>3. Niat menjalankan kewajiban atau rukun Islam. </strong></p>
<p>Niat inilah yang biasanya disebut-sebut oleh para da&#8217;i dan penceramah pada setiap bulan ramadhan. Niat jenis ini hanya berfungsi sebagai syarat sah atau tidaknya puasa anda. Niat ini hanya bertujuan menggugurkan kewajiban belaka, akan tetapi niat ini, bila tidak disertai oleh kedua niat di atas, tidak cukup untuk mendatangkan pahala di sisi Allah.</p>
<p><strong>4. Niat mendahulukan keridhaan Allah daripada kesenangan pribadi.</strong></p>
<p>Betapa tidak, ketika anda berpuasa, anda meninggalkan berbagai hal yang anda cintai, makan, minum, bergaul dengna istri, semuanya anda tinggalkan karena mendahulukan perintah Allah. Semua hal yang anda cintai itu, dengan hati yang tulus anda tinggalkan hanya karena mencari keridhaan Allah semata.</p>
<p>يَتْرُكُ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أَجْلِى. متفق عليه</p>
<p><em>&#8220;Orang yang berpuasa meninggalkan makanan, minuman, dan syahwatnya hanya karena Aku.&#8221;</em> (Muttafaqun &#8216;alaih)</p>
<p>Bila anda telah kuasa mendahulukan keridhaan Allah dibanding kepuasan diri anda, maka itu adalah bekal untuk menggapai dan menikmati manis dan indahnya keimanan.</p>
<p>ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ الإِيمَانِ أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا ، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ لِلَّهِ ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِى الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِى النَّارِ. متفق عليه</p>
<p><em>&#8220;Tiga hal, barang siapa yang ketiganya ada pada dirinya, niscaya ia akan  mendapatkan/merasakan manisnya keimanan (ketiga hal itu ialah): Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dibanding selain keduanya, dan ia mencintai seseorang, tidaklah ia mencintainya melainkan karena Allah, dan ia membenci untuk kembali kepada kekufuran setelah ia diselamatkan Allah darinya, bagaikan kebenciannya bila hendak dicampakkan ke dalam api.&#8221;</em> (Muttafaqun &#8216;alaih)</p>
<p>Niat ini adalah niat yang sangat tinggi, dan mungkin saja untuk saat ini, niat ini terasa begitu berat untuk kita miliki. Tidak heran, bila kita senantiasa merasa tidak sabar untuk segera berbuka puasa, dan bahkan sekedar matahari terbenam, balas dendam dan pelampiasan diri segera kita lancarkan. Makan dan minum sebanyak-banyaknya, sampai terasa susah untuk berdiri? Bukankah demikian?</p>
<p><strong>5. Sebagai upaya membangun benteng pelindung dari sengatan api neraka.</strong></p>
<p>Pada kesempatan yang lalu saya telah menyebutkan bahwa diantara manfaat dan tujuan ibadah puasa ialah menebus benteng atau perisai yang dapat melindungi diri anda dari sengatan panas api neraka.</p>
<p>الصِّيَامُ جُنَّةٌ ، فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَجْهَلْ ، وَإِنِ امْرُؤٌ قَاتَلَهُ أَوْ شَاتَمَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى صَائِمٌ ، مَرَّتَيْنِ. رواه البخاري</p>
<p><em>&#8220;Puasa adalah perisai, maka orang yang sedang berpuasa hendaknya tidak berkata-kata keji dan berperilaku layaknya orang-orang bodoh (semisal berteriak-teriak-pen). Dan bila ada seseorang yang memerangi atau mencacinya, hendaknya ia membela diri dengan berkata: &#8216;Sesungguhnya aku sedang berpuasa, 2 kali.&#8217;&#8221;</em> (Riwayat Bukhari)</p>
<p>Dan pada riwayat lain Nabi <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> bersabda:</p>
<p>مَنْ صَامَ يَوْمًا فِى سَبِيلِ اللَّهِ بَعَّدَ اللَّهُ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا. متفق عليه</p>
<p><em>&#8220;Barang siapa yang berpuasa satu hari di jalan Allah, niscaya Allah akan menjauhkan dirinya dari api neraka sejauh perjalanan 70 tahun.&#8221;</em> (Muttafaqun &#8216;alaih)</p>
<p>Pernahkah, harapan semacam ini terbetik dalam hati anda selama anda menjalankan ibadah puasa?</p>
<p>Dan masih banyak lagi niat dan harapan yang seyogyanya anda miliki, agar puasa anda semakin sempurna dan pahala yang anda perolehpun semakin besar.</p>
<p>Apa yang saya paparkan di sini hanyalah sekedar upaya saya mengingatkan anda untuk lebih banyak mengkaji berbagai rahasia dan hikmah yang tersimpan di balik ibadah puasa anda.</p>
<p>Semoga Allah Ta&#8217;ala senantiasa melimpahkan kerahmatan dan ilmu yang bermanfaat kepada anda, sehingga anda berhasil menggapai kedudukan yang tinggi di sisi Allah. A<em>miin. Wallahu a&#8217;alam bisshawab</em>.</p>
<p>***</p>
<p>Penulis: Ustadz Muhammad Arifin Badri, M.A.<br />
Artikel www.pengusahamuslim.com</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aripinkriuk.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aripinkriuk.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aripinkriuk.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aripinkriuk.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aripinkriuk.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aripinkriuk.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aripinkriuk.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aripinkriuk.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aripinkriuk.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aripinkriuk.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aripinkriuk.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aripinkriuk.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aripinkriuk.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aripinkriuk.wordpress.com/255/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=255&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/04/nasehat-ramadhan-sudah-benarkah-niat-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/30da2ee561621f70f5c9c6eb11d6c26f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/pdf_button.png" medium="image">
			<media:title type="html">PDF</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/printButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">Cetak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/emailButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">E-mail</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pengusahamuslim.com/images/stories/Artikel_Agama/sunsetmasjid.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">niat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Berbukalah dengan yang Manis&#8221;: Keliru!</title>
		<link>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/03/berbukalah-dengan-yang-manis-keliru/</link>
		<comments>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/03/berbukalah-dengan-yang-manis-keliru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 09:58:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipin</dc:creator>
				<category><![CDATA[document]]></category>
		<category><![CDATA["Berbukalah dengan yang Manis": Keliru!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aripinkriuk.wordpress.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 1 September 2009 &#124; 14:20 WIB &#8220;Berbukalah dengan yang Manis&#8221;: Keliru! shutterstock Berbukalah dengan menu sayuran dan buah-buahan yang tidak terlalu manis. Dalam paradigma holistik -yaitu cara pandang manusia melihat tubuhnya sebagai kesatuan antara tubuh fisik, jiwa (emosi, kondisi alam pikir, baik sadar maupun bawah sadar) dan spiritual- puasa merupakan seni sekaligus sains. Puasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=248&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Selasa, 1 September 2009 | 14:20 WIB</div>
<h1>&#8220;Berbukalah dengan yang Manis&#8221;: Keliru!</h1>
<div>
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/07/22/1850447p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div>shutterstock</div>
<div id="boxtitle">Berbukalah dengan menu sayuran dan buah-buahan yang tidak terlalu manis.</div>
</div>
<p>Dalam paradigma holistik -yaitu cara pandang manusia melihat tubuhnya sebagai kesatuan antara tubuh fisik, jiwa (emosi, kondisi alam pikir, baik sadar maupun bawah sadar) dan spiritual- puasa merupakan seni sekaligus sains. Puasa sebagai sekadar &#8220;aturan&#8221; akan sama saja dengan aturan lain yang berlaku di masyarakat: hanya melulu menerapkan mana yang boleh dan yang tidak boleh. Setiap kata &#8220;tidak boleh&#8221; akan menerbitkan tetes liur bernama: godaan, yang membutuhkan berton-ton perjuangan agar bertahan. Maka puasa perlu dibahas sebagai masa transformasi saat istilah &#8220;tidak boleh&#8221; menjadi &#8220;tidak mau, karena pilihan dan kesadaran&#8221;.<br />
<span id="more-248"></span><br />
Sains agama dan sains kesehatan bisa jadi berjalan sejajar, karena Sang Nabi Besar, Mohammad S.A.W. tidak pernah berbuka puasa dengan teh manis atau kolak pisang legit, bersama martabak manis dan kue serabi kuah panas. Beliau mensyukuri puasa yang telah ditunaikannya dengan air segelas dan dua butir kurma (bukan &#8220;<em>preserved with sugar</em>&#8220;!). Hal ini sangat masuk akal karena kadar gula darah tubuh turun dalam 10-12 jam secara perlahan, berangsur-angsur sejak imsak hingga maghrib. Untuk mengembalikan gula darah pada level yang aman, tubuh kita juga harus menyesuaikan diri secara bertahap.</p>
<p>Yang ideal, setiap kali manusia makan selalu terdapat 3 makro nutrien, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Karbohidrat berkualitas -lambat dicerna menjadi gula (Glisemik Indeks rendah), agar tidak &#8220;menggoda&#8221; insulin yang berdampak munculnya hormon-hormon eikosanoid yang tidak diinginkan (dengan akibat: menyempitkan pembuluh darah, mengentalkan darah, mencetuskan sel-sel yang tidak diinginkan, menekan kekebalan tubuh, dan mendorong munculnya peradangan). Karbohidrat baik juga berserat, alkalis, dan tinggi antioksidan.</p>
<p>Karbohidrat menempati porsi terbesar dalam makanan manusia, jadi apa yang dimakan sebagai karbohidrat sangat menentukan &#8220;<em>wellbeing</em>&#8221; seseorang. Yang perlu diingat: Sayur dan buah adalah karbohidrat. Sebaliknya, semua jenis gula dan turunannya, seperti terigu, beras, dan pati, adalah karbohidrat buruk yang sebenarnya &#8220;bukan makanan manusia&#8221;, namun menjadi produk konsumsi karena perkembangan pesat teknologi pangan yang &#8220;diklaim&#8221; sebagai&#8230; budaya! Kenyataannya, kebudayaan donat dan sarapan roti sudah lama ditinggalkan oleh mereka dari tempat kedua makanan itu berasal. Mereka sudah paham apa dampaknya.</p>
<p>Protein akan dipecah menjadi asam amino dalam proses pencernaan. Asam amino inilah yang akan disusun kembali menjadi protein khas sel seseorang. Sekalipun manusia menghindari protein daging, ia justru mampu &#8220;mengakses&#8221; langsung asam amino yang terdapat dalam sayur dan buah, tanpa perlu memperberat kerja pencernaan dengan harus memecah protein menjadi asam amino terlebih dulu dan merongrong ginjal dengan pembuangan zat sisanya! Dengan demikian, pengonsumsi &#8220;<em>raw food</em>&#8221; tetap memiliki tenaga yang kuat dan tubuh yang kokoh.</p>
<p>Lemak yang kita konsumsi berasal dari asam lemak esensial tidak jenuh, atau dikenal sebagai MUFA/<em>mono unsaturated fatty acid</em> (berasal dari buah seperti alpukat, kacang-kacangan, dan lain-lain, bukan minyak goreng, apalagi margarin).</p>
<p>Sakit maag selama puasa? Tentu, apabila Anda mengisi lambung penuh-penuh dengan karbohidrat buruk (turunan gula, terigu, beras, pati) sewaktu sahur yang hanya bertahan selama 2 jam. Begitu Anda siap berangkat ke kantor, badan lemas, bahkan pandangan berkunang-kunang. Yang ada justru gula darah meroket, insulin tergopoh-gopoh mengejar: cepat tekan gulanya, simpan jadi lemak! Tidak heran, di bulan puasa justru berat badan melambung. Sakit maag menjadi-jadi, daya tahan ambruk, penyempitan pembuluh darah semakin buruk akibat insulin dipaksa naik terus. Yang lebih buruk lagi: Gula mempercepat proses penuaan.</p>
<p>Lambung justru aman dengan sepiring besar lalap (selada, timun, tomat, kemangi, leunca bagi yang suka, dan lain-lain) bersama buah segar yang tidak terlalu manis (alpukat, pir, apel), ditambah lauk dengan protein dan lemak yang baik (pepes oncom, sup ayam kembang tahu, ikan panggang berbagai bumbu, jamur, dan lainnya). Karbohidrat berbentuk lalap segar akan lambat dicerna karena selain kandungan seratnya tinggi, enzim aktifnya pun masih bekerja, sehingga bukan sekadar kita tidak lapar, tapi juga bertenaga penuh!</p>
<p>Perlakukan sahur sebagai &#8220;sarapan yang kepagian&#8221;, berbuka dengan takjil &#8220;aman&#8221; seperti sup, soto, buah, atau sepiring karedok. Puasa menjamin terjalinnya kembali kemesraan tubuh, kesadaran dan jiwa spiritural yang membumi.</p>
<p>(Dr Tan Shot Yen, dokter sekaligus praktisi <em>energy healing</em>/Prevention)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aripinkriuk.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aripinkriuk.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aripinkriuk.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aripinkriuk.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aripinkriuk.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aripinkriuk.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aripinkriuk.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aripinkriuk.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aripinkriuk.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aripinkriuk.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aripinkriuk.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aripinkriuk.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aripinkriuk.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aripinkriuk.wordpress.com/248/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=248&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/03/berbukalah-dengan-yang-manis-keliru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/30da2ee561621f70f5c9c6eb11d6c26f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2009/07/22/1850447p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Figur Ayah di Bulan Ramadhan</title>
		<link>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/03/pentingnya-figur-ayah-di-bulan-ramadhan/</link>
		<comments>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/03/pentingnya-figur-ayah-di-bulan-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 09:38:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipin</dc:creator>
				<category><![CDATA[document]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya Figur Ayah di Bulan Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aripinkriuk.wordpress.com/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[Rabu, 2 September 2009 &#124; 21:47 WIB Pentingnya Figur Ayah di Bulan Ramadhan SHUTTERSTOCK Alangkah harmonisnya ketika melihat sebuah keluarga buka puasa bersama-sama. Sang ibu sibuk membagikan nasi dan lank pauk. Anak-anak ricuh tak sabar menunggu azan magrib berkumandang. Sementara, sang ayah tertawa riang memperhatikan suasana yang akrab tersebut. Ya, tanpa disadari di bulan Ramadhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=246&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Rabu, 2 September 2009 | 21:47 WIB</div>
<h1>Pentingnya Figur Ayah di Bulan Ramadhan</h1>
<div>
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:300px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/08/24/1941088p.jpg" border="0" alt="" width="300" /></div>
<div id="boxpoto">SHUTTERSTOCK</div>
</div>
<p>Alangkah harmonisnya ketika melihat sebuah keluarga buka puasa bersama-sama. Sang ibu sibuk membagikan nasi dan lank pauk. Anak-anak ricuh tak sabar menunggu azan magrib berkumandang. Sementara, sang ayah tertawa riang memperhatikan suasana yang akrab tersebut.</p>
<p><span id="more-246"></span><br />
Ya, tanpa disadari di bulan Ramadhan ini, waktu berkumpul bersama keluarga. menjadi semakin intensif. Contohnya ketika waktu buka puasa tiba. Hal ini dialami oleh Yama Nugroho (26), yang merasakan indahnya makan bersama keluarga ketika buka puasa. &#8220;Biasanya, saya makan di luar, sementara adik, ibu, dan nenek makan di rumah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ya, keluarga yang terdiri dari empat orang tersebut, memang jarang makan bersama. Namun, semua itu berubah karena di bulan Ramadhan ini, semua anggota keluarga dapat berkumpul bersama.</p>
<p>Tokoh utama dalam menyambut buka puasa di bulan Ramadhan ini tentulah ibu. Bagaimana tidak, mulai dari menyiapkan, menyatakan, hingga membersihkan makanan, semua ibu lakukan dengan hati ikhlas.</p>
<p>Melihat peran ibu yang begitu sentral, bagaimana dengan ayah? Ayah sebagai kepala keluarga memang memiliki tugas utama mencari nafkah bagi keluarga. Oleh sebab itu, tidak heran jika dalam beberapa kesempatan, figur ayah tidak dijumpai karena alasan klasik yaitu sibuk bekerja.</p>
<p><strong>Kehilangan figur ayah<br />
</strong><br />
Faktor sibuk bekerja memang dapat membuat seorang anak kehilangan figur ayah. Padahal, figur ayah bagi banyak anak merupakan tokoh superhero yang patut ditiru. Apalagi, banyak anak yang bercita-cita jika sudah besar ingin menjadi seperti ayahnya.</p>
<p>Hal ini dialami Gilang Ramadhan, musikus yang merasa setelah menjadi ayah harus memberi contoh yang baik di depan anakanaknya. &#8220;Bahkan semua ucapan saya juga ikut ditiru anak-anak,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Namun, bagaimana jika figur ayah jarang ada di rumah? Faktor sibuk memang membuat figur ayah menjadi jarang berinteraksi dengan keluarganya di rumah. Tidak jarang ketika acara buka bersama keluarga, ibu dan anak-anak akhirnya terpaksa makan, tanpa kehadiran ayah. Akhirnya, interaksi antara ayah dan anak pun hilang. Banyak momen yang selayaknya dipimpin oleh figur ayah menjadi hilang. Contohnya adalah ketika melaksanakan salat berjamaah, mengaji bersama, hingga salat tarawih bersama.</p>
<p><strong>Manfaatkan waktu untuk keluarga<br />
</strong><br />
Tanpa kehadiran figur ayah, akhirnya anak-anak menjadi malas beribadah. Mereka beranggapan untuk apa beribadah, jika ayahnya tidak melaksanakannya. Oleh sebab itu, jika waktu untuk berkumpul bersama keluarga  sedikit, sebaiknya seorang ayah harus dapat memanfaatkan waktu yang sedikit tersebut dengan optimal.</p>
<p>&#8220;Lebih baik memiliki waktu hanya lima atau sepuluh menit tetapi dicurahkan sepenuhnya untuk keluarga, daripada punya waktu 24 jam di rumah tetapi kurang berinteraksi dengan keluarga,&#8221; tutur Gilang.</p>
<p>Hal senada dilontarkan Kak Seto, tokoh pemerhati anak yang menyatakan bahwa jika kuantitas waktu bertemu dengan keluarga terbatas, maka tingkatkan kualitas pertemuan yang hanya sedikit. Sebagai contoh, sang ayah dapat memanfaatkan waktu untuk beribadah bersama seperti salat berjamaah atau mengaji.</p>
<p>Melihat hal tersebut, ternyata sosok ayah sangat penting bagi perkembangan jiwa dan agama anak. Oleh sebab itu, sesibuk apa pun semua ayah di dunia ini, sebaiknya mereka menyempatkan diri untuk berkumpul dan beribadah bersama keluarganya. Apalagi di bulan suci Ramadhan ini, sebuah bulan yang Jidak hanya berlimpah pahala, tetapi juga berlimpah momen kebersamaan.(INO)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aripinkriuk.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aripinkriuk.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aripinkriuk.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aripinkriuk.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aripinkriuk.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aripinkriuk.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aripinkriuk.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aripinkriuk.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aripinkriuk.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aripinkriuk.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aripinkriuk.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aripinkriuk.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aripinkriuk.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aripinkriuk.wordpress.com/246/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=246&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/03/pentingnya-figur-ayah-di-bulan-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/30da2ee561621f70f5c9c6eb11d6c26f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2009/08/24/1941088p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Nasehat Ramadhan: Raih Kasih Sayang Allah</title>
		<link>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/01/nasehat-ramadhan-raih-kasih-sayang-allah/</link>
		<comments>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/01/nasehat-ramadhan-raih-kasih-sayang-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 07:47:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipin</dc:creator>
				<category><![CDATA[document]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat Ramadhan: Raih Kasih Sayang Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aripinkriuk.wordpress.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Nasehat Ramadhan: Raih Kasih Sayang Allah Fatwa dan Nasehat Agama &#124; Nasehat Al-Quran dan As-Sunnah Ditulis oleh Ibnu Munzir on Selasa, 01 September 2009 10:16 &#124; Dibaca : 106 kali Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Saudaraku, coba kembali anda mengingat betapa hangat dan indahnya pelukan ibunda semasa anda masih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=243&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td width="100%">
<h1><a href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/nasehat-al-quran-dan-as-sunnah/628-nasehat-ramadhan-raih-kasih-sayang-allah.html"> Nasehat Ramadhan: Raih Kasih Sayang Allah</a></h1>
</td>
<td width="100%" align="right"><a title="PDF" rel="nofollow" href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/nasehat-al-quran-dan-as-sunnah/628-nasehat-ramadhan-raih-kasih-sayang-allah.pdf"><img src="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/pdf_button.png" alt="PDF" /></a></td>
<td width="100%" align="right"><a title="Cetak" rel="nofollow" href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/nasehat-al-quran-dan-as-sunnah/628-nasehat-ramadhan-raih-kasih-sayang-allah.html?tmpl=component&amp;print=1&amp;layout=default&amp;page="><img src="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/printButton.png" alt="Cetak" /></a></td>
<td width="100%" align="right"><a title="E-mail" href="http://www.pengusahamuslim.com/component/mailto/?tmpl=component&amp;link=aHR0cDovL3d3dy5wZW5ndXNhaGFtdXNsaW0uY29tL2ZhdHdhLXBlcmRhZ2FuZ2FuL25hc2VoYXQtYWwtcXVyYW4tZGFuLWFzLXN1bm5haC82MjgtbmFzZWhhdC1yYW1hZGhhbi1yYWloLWthc2loLXNheWFuZy1hbGxhaC5odG1s"><img src="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/emailButton.png" alt="E-mail" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td><span> <a href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan.html"> Fatwa dan Nasehat Agama </a> | </span> <span> <a href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/nasehat-al-quran-dan-as-sunnah.html"> Nasehat Al-Quran dan As-Sunnah </a> </span></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><span> Ditulis oleh Ibnu Munzir				on Selasa, 01 September 2009 10:16 </span> <span> | Dibaca : 106 kali </span></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><img style="margin-left:6px;margin-bottom:6px;float:right;" src="http://www.pengusahamuslim.com/images/stories/kasihsayang.jpg" alt="kasih sayang" width="210" height="105" />Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.</p>
<p>Saudaraku, coba kembali anda mengingat betapa hangat dan indahnya pelukan ibunda semasa anda masih kecil. Kedamaian, ketenangan dan kebahagiaan sekejap menyelimuti diri anda tatkala anda berada di pangkuan dan pelukan ibunda tercinta. Bukankah demikian?</p>
<p>Pernahkah anda merasakan kedamaian, kehangatan dan kebahagian yang melebihi kedamaian berada dalam pelukan dan belaian ibunda?</p>
<p>Kuasakah anda melupakan kasih sayang dan kehangatan pelukan ibunda?<br />
<span id="more-243"></span><br />
Coba sekali lagi anda mengingat-ingat dan membayangkan diri anda yang sedang berada dalam pelukan ibunda. Ia membelai rambut anda, mengecup kening anda, dan memeluk dengan hangatnya tubuh anda yang kecil mungil.</p>
<p>Betapa indahnya lamunan dan gambaran yang hadir dalam benak anda, seakan hati anda tak kuasa untuk berpisah dari lamunan indah ini.</p>
<p>Sekali lagi, coba kembali anda membayangkan apa yang dilakukan ibunda semasa anda demam atau sakit? Dengan tabah ia menunggu anda, merawat anda, dan mungkin saja tanpa ia sadari tetes air matanya berderai karena tak kuasa menahan rasa kawatir terhadap kesehatan anda.</p>
<p>Mungkinkah masa-masa indah bersama ibunda tercinta ini dapat anda lupakan? Mungkinkah hati anda kuasa untuk menahan rasa rindu kepadanya?</p>
<p>Tidakkah anda pernah bertanya: Mengapa ibunda melakukan itu semua kepada anda?</p>
<p>Jawabannya hanya ada satu: kasih sayang.</p>
<p>Benar, hanya kasih sayang beliaulah yang mendasari perilakunya itu. Tulus tanpa pamprih sedikitpun. Satu-satunya harapan ibunda ialah anda tumbuh dewasa dan menjadi orang yang beriman, bertakwa, sehingga berguna bagi agama, negara dan kedua orang tuanya.</p>
<p>Pernahkah, ibunda anda sekarang ini meminta balasan atau upah atas segala jerih payahnya merawat dan mengasuh anda?</p>
<p>Jawabannya pasti: tidak dan tidak mungkin ia melakukannya.</p>
<p>Saudaraku! Coba kembali anda berusaha mereka-reka gambaran ibunda sedang menggendong dan menimang-nimang tubuh anda yang kecil-mungil. Mungkinkah ibunda tercinta tega menjatuhkan diri anda atau bahkan mencampakkan anda ke dalam api?</p>
<p>Jawabannya pasti tidak, bahkan kalaupun harus memilih, saya yakin ibunda akan memilih menceburkan dirinya ke api asalkan anda selamat, daripada menceburkan anda ke dalamnya sedangkan dirinya selamat. Bukankah demikian?</p>
<p>Benar-benar gambaran seorang ibu yang penyayang dan cinta terhadap putranya.</p>
<p>Pada suatu hari didatangkan kepada Rasulullah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> segerombolan tawanan perang. Tiba-tiba ada seorang wanita dari tawanan perang itu yang menemukan seorang anak kecil. Spontan wanita itu memeluknya dengan hangat dan segera menyusuinya. Menyaksikan pemandangan yang demikian, Rasulullah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> bertanya kepada para sahabatnya: <em>&#8220;Mungkinkah wanita ini tega mencampakkan putranya itu ke dalam api?&#8221;</em> Para sahabatpun spontan menjawab: <em>&#8220;Selama ia kuasa untuk tidak melakukannya, mustahil ia melakukan perbuatan itu.&#8221;</em> Selanjutnya Rasulullah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> bersabda:</p>
<p>لَلَّهُ أَرْحَمُ بِعِبَادِهِ مِنْ هَذِهِ بِوَلَدِهَا. متفق عليه</p>
<p><em>&#8220;Sungguh Allah lebih sayang terhadap hamba-hamba-Nya dibandingkan wanita ini terhadap putranya.&#8221;</em> (Muttafaqun &#8216;alaih)</p>
<p>Ketahuilah saudaraku! Kasih sayang ibunda yang pernah anda rasakan, hanyalah secuil atau setetes dari  lautan kasih sayang Allah yang di turunkan ke muka bumi.</p>
<p>إِنَّ اللَّهَ خَلَقَ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ مِائَةَ رَحْمَةٍ كُلُّ رَحْمَةٍ طِبَاقَ مَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ فَجَعَلَ مِنْهَا فِى الأَرْضِ رَحْمَةً فَبِهَا تَعْطِفُ الْوَالِدَةُ عَلَى وَلَدِهَا وَالْوَحْشُ وَالطَّيْرُ بَعْضُهَا عَلَى بَعْضٍ فَإِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ أَكْمَلَهَا بِهَذِهِ الرَّحْمَةِ. متفق عليه</p>
<p><em>&#8220;Sesungguhnya tatkala Allah menciptakan langit dan bumi, Ia menciptakan seratus kasih sayang (kerahmatan). Masing-masing kerahmatan sebesar langit dan bumi. Selanjutnya Ia menurunkan satu kasih sayang (kerahmatan) saja ke muka bumi. Dengan satu kasih sayang inilah seorang ibu menyayangi putranya, binatang buas dan burung-burung menyayangi sesama mereka. Dan bila kiamat telah tiba, maka Allah akan mengenapkan kesembilan puluh sembilan kerahmatan yang tersisa di sisi-Nya dengan satu kerahmatan yang telah Ia turunkan ke bumi.&#8221;</em> (Muttafaqun &#8216;alaih)</p>
<p>Pada riwayat lain Rasulullah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> bersabda:</p>
<p>لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِائَةُ رَحْمَةٍ وَإِنَّهُ قَسَمَ رَحْمَةً وَاحِدَةً بَيْنَ أَهْلِ الأَرْضِ فَوَسِعَتْهُمْ إِلَى آجَالِهِمْ وَذَخَرَ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ رَحْمَةً لأَوْلِيَائِهِ وَاللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ قَابِضٌ تِلْكَ الرَّحْمَةَ الَّتِى قَسَمَهَا بَيْنَ أَهْلِ الأَرْضِ إِلَى التِّسْعَةِ وَالتِّسْعِينَ فَيُكَمِّلُهَا مِائَةَ رَحْمَةٍ لأَوْلِيَائِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. رواه أحمد</p>
<p><em>&#8220;Allah Azza wa Jalla memiliki seratus kasih sayang (kerahmatan) . Dan Sesungguhnya Allah telah membagi-bagi satu kasih-sayang-Nya kepada seluruh penduduk bumi, dan itu telah mencukupi mereka hingga masing-masing mereka dijemput oleh ajalnya. Allah masih menyisihkan sembilanpuluh sembilah kerahmatan buat para wali-Nya (hamba-hamba-Nya yang sholeh). Dan kelak pada hari kiamat Allah mengambil  kembali satu kerahmatan yang telah Ia turunkan itu guna disatukan dengan kesembilan puluh sembilan kerahmatan yang ada di sisi-Nya untuk selanjutnya diberikan kepada para wali-wali-Nya (orang-orang yang sholeh).&#8221;</em> (Riwayat Ahmad)</p>
<p>Bila setetes dari satu kasih sayang dan kerahmatan yang berhasil dimiliki anda rasakan dari ibunda terasa begitu indah dan begitu membahagiakan, maka betapa indah dan bahagianya bila anda berhasil mendapatkan satu kerahmatan secara utuh?</p>
<p>Dan betapa indah dan bahagianya bila anda berhasil merasakan keseratus kerahmatan Allah kelak di hari kiamat.</p>
<p>Saudaraku! Anda penasaran, ingin tahu siapakah berhak mendapatkan keseratus kerahmatan dan kasih sayang Allah?</p>
<p>Jawabannya terdapat pada firman Allah Ta&#8217;ala berikut:</p>
<p>وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَـاةَ وَالَّذِينَ هُم بِآيَاتِنَا يُؤْمِنُونَ . الأعراف 156</p>
<p><em>&#8220;Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertaqwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami.&#8221;</em> (Qs. Al A&#8217;araf: 156)</p>
<p>Anda merasa tertantang dan bermimpi untuk menjadi salah satu dari orang-orang yang dapat merasakan keseratus kerahmatan dan kasih sayang Allah di hari kiamat?</p>
<p>Inilah saatnya anda mewujudkan dan mengukir impian anda. Bulan suci ramadhan adalah peluang anda merintis terwujudnya impian dan harapan besar anda.</p>
<p>إِذَا كَانَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الرَّحْمَةِ. رواه مسلم</p>
<p><em>&#8220;Bila Ramadhan telah tiba, maka pintu-pintu kerahmatan dibuka.&#8221;</em> (Riwayat Muslim)</p>
<p>Sekarang inilah saatnya anda memasuki pintu-pintu kerahmatan Allah yang telah dibuka lebar-lebar untuk anda.</p>
<p>Akankah kesempatan emas ini berlalu begitu saja dari kehidupan anda?</p>
<p>Mungkinkah pintu-pintu kerahmatan Allah Ta&#8217;ala yang telah terbuka lebar-lebar untuk anda ini ditutup kembali sedangkan tak sedikitpun bekal untuk memasukinya berhasil anda ukir?</p>
<p>Saudaraku! singsingkan lengan bajumu, kencangkan ikat pinggangmu dan ayuhlah langkahmu menuju pintu kerahmatan Allah yang telah dibuka untukmu.</p>
<p>Bila anda bertanya: Apakah perbekalan yang harus saya bawa agar dapat menggapai pintu kerahmatan Allah yang telah terbuka?</p>
<p>Dengarlah kembali jawabannya:</p>
<p>وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَـاةَ وَالَّذِينَ هُم بِآيَاتِنَا يُؤْمِنُونَ . الأعراف 156</p>
<p><em>&#8220;Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertaqwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami.&#8221;</em> (Qs. Al A&#8217;araf: 156)</p>
<p>Wujudkanlah ketakwaan dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan. Tunaikanlah zakat dan kokohkanlah keimanan anda kepada setiap ayat-ayat Allah Ta&#8217;ala. Dengan berbekalkan ketiga hal ini, niscaya pada bulan suci ini anda berhasil memasuki pintu kerahmatan Allah.</p>
<p>Selamat berjuang melangkahkan kaki menuju kerahmatan Allah, semoga Allah Ta&#8217;ala mempertemukan kita di dalamnya. Amiin.</p>
<p>Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya, amiiin.</p>
<p>***</p>
<p>Penulis: Ustadz Muhammad Arifin Badri, M.A.<br />
Artikel www.pengusahamuslim.com</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aripinkriuk.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aripinkriuk.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aripinkriuk.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aripinkriuk.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aripinkriuk.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aripinkriuk.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aripinkriuk.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aripinkriuk.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aripinkriuk.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aripinkriuk.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aripinkriuk.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aripinkriuk.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aripinkriuk.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aripinkriuk.wordpress.com/243/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=243&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/01/nasehat-ramadhan-raih-kasih-sayang-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/30da2ee561621f70f5c9c6eb11d6c26f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/pdf_button.png" medium="image">
			<media:title type="html">PDF</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/printButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">Cetak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/emailButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">E-mail</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pengusahamuslim.com/images/stories/kasihsayang.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kasih sayang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hikmah di Balik Puasa Ramadhan</title>
		<link>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/01/hikmah-di-balik-puasa-ramadhan/</link>
		<comments>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/01/hikmah-di-balik-puasa-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 07:45:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipin</dc:creator>
				<category><![CDATA[document]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aripinkriuk.wordpress.com/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[Hikmah di Balik Puasa Ramadhan Today at 2:10pm Para pembaca yang semoga selalu dirahmati oleh Allah Ta’ala. Kita sudah mengetahui bersama bahwa puasa Ramadhan itu diwajibkan bagi setiap muslim, yang baligh, berakal, dalam kondisi sehat, bermukim, serta suci dari haidh dan nifas. Lalu apa hikmah di balik melakukan ibadah puasa ini? Hikmahnya begitu banyak. Sebagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=241&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<h1><span>Hikmah di Balik Puasa Ramadhan</span></h1>
</div>
<div>Today at 2:10pm</div>
</div>
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=3911220&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=123993192110&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=123993192110&amp;id=106963530559"><img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs154.snc1/5736_148313555559_106963530559_3911220_8232789_a.jpg" alt="" /></a></div>
</div>
<p>Para pembaca yang semoga selalu dirahmati oleh Allah Ta’ala. Kita sudah mengetahui bersama bahwa puasa Ramadhan itu diwajibkan bagi setiap muslim, yang baligh, berakal, dalam kondisi sehat, bermukim, serta suci dari haidh dan nifas. Lalu apa hikmah di balik melakukan ibadah puasa ini? Hikmahnya begitu banyak. Sebagian dari kalam ulama mengenai hikmah tersebut, kami sarikan berikut ini.<br />
Menggapai Derajat Takwa<br />
<span id="more-241"></span><br />
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah: 183).</p>
<p>Ayat ini menunjukkan bahwa di antara hikmah puasa adalah agar seorang hamba dapat menggapai derajat takwa dan puasa adalah sebab meraih derajat yang mulia ini. Hal ini dikarenakan dalam puasa, seseorang akan melaksanakan perintah Allah dan menjauhi setiap larangan-Nya. Inilah pengertian takwa. Bentuk takwa dalam puasa dapat kita lihat dalam berbagai hal berikut.</p>
<p><strong>Pertama, </strong>orang yang berpuasa akan meninggalkan setiap yang Allah larang ketika itu yaitu dia meninggalkan makan, minum, berjima’ dengan istri dan sebagainya yang sebenarnya hati sangat condong dan ingin melakukannya. Ini semua dilakukan dalam rangka taqorrub atau mendekatkan diri pada Allah dan meraih pahala dari-Nya. Inilah bentuk takwa.</p>
<p><strong>Kedua, </strong>orang yang berpuasa sebenarnya mampu untuk melakukan kesenangan-kesenangan duniawi yang ada. Namun dia mengetahui bahwa Allah selalu mengawasi diri-Nya. Ini juga salah bentuk takwa yaitu merasa selalu diawasi oleh Allah.</p>
<p><strong>Ketiga,</strong> ketika berpuasa, setiap orang akan semangat melakukan amalan-amalan ketaatan. Dan ketaatan merupakan jalan untuk menggapai takwa.1</p>
<p><strong>Hikmah di Balik Meninggalkan Syahwat dan Kesenangan Dunia</strong></p>
<p>Di dalam berpuasa, setiap muslim diperintahkan untuk meninggalkan berbagai syahwat, makanan dan minuman. Itu semua dilakukan karena Allah. Dalam hadits qudsi, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku”.2</p>
<p>Di antara hikmah meninggalkan syahwat dan kesenangan dunia ketika berpuasa adalah:</p>
<p><strong>Pertama, </strong>dapat mengendalikan jiwa. Rasa kenyang karena banyak makan dan minum, kepuasan ketika berhubungan dengan istri, itu semua biasanya akan membuat seseorang lupa diri, kufur terhadap nikmat, dan menjadi lalai. Sehingga dengan berpuasa, jiwa pun akan lebih dikendalikan.</p>
<p><strong>Kedua, </strong>hati akan menjadi sibuk memikirkan hal-hal baik dan sibuk mengingat Allah. Apabila seseorang terlalu tersibukkan dengan kesenangan duniawi dan terbuai dengan makanan yang dia lahap, hati pun akan menjadi lalai dari memikirkan hal-hal yang baik dan lalai dari mengingat Allah. Oleh karena itu, apabila hati tidak tersibukkan dengan kesenangan duniawi, juga tidak disibukkan dengan makan dan minum ketika berpuasa, hati pun akan bercahaya, akan semakin lembut, hati pun tidak mengeras dan akan semakin mudah untuk tafakkur (merenung) serta berdzikir pada Allah.</p>
<p><strong>Ketiga, </strong>dengan menahan diri dari berbagai kesenangan duniawi, orang yang berkecukupan akan semakin tahu bahwa dirinya telah diberikan nikmat begitu banyak dibanding orang-orang fakir, miskin dan yatim piatu yang sering merasakan rasa lapar. Dalam rangka mensyukuri nikmat ini, orang-orang kaya pun gemar berbagi dengan mereka yang tidak mampu.</p>
<p><strong>Keempat, </strong>dengan berpuasa akan mempersempit jalannya darah. Sedangkan setan berada pada jalan darahnya manusia. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya setan mengalir dalam diri manusia pada tempat mengalirnya darah.”3</p>
<p>Jadi puasa dapat menenangkan setan yang seringkali memberikan was-was. Puasa pun dapat menekan syahwat dan rasa marah. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan puasa sebagai salah satu obat mujarab bagi orang yang memiliki keinginan untuk menikah namun belum kesampaian.4</p>
<p><strong>Mulai Beranjak Menjadi Lebih Baik </strong></p>
<p>Di bulan Ramadhan tentu saja setiap muslim harus menjauhi berbagai macam maksiat agar puasanya tidak sia-sia, juga agar tidak mendapatkan lapar dan dahaga saja. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga saja.” 5</p>
<p>Puasa menjadi sia-sia seperti ini disebabkan bulan Ramadhan masih diisi pula dengan berbagai maksiat. Padahal dalam berpuasa seharusnya setiap orang berusaha menjaga lisannya dari merasani orang lain (baca: ghibah), dari berbagai perkaataan maksiat, dari perkataan dusta, perbuatan maksiat dan hal-hal yang sia-sia.</p>
<p>Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” 6</p>
<p>Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, “Aku sedang puasa, aku sedang puasa”.”7</p>
<p>Lagwu adalah perkataan sia-sia dan semisalnya yang tidak berfaedah.8<br />
Sedangkan rofats adalah istilah untuk setiap hal yang diinginkan laki-laki pada wanita9 atau dapat pula bermakna kata-kata kotor.10</p>
<p>Jabir bin ‘Abdillah berkata, “Seandainya kamu berpuasa maka hendaknya pendengaranmu, penglihatanmu dan lisanmu turut berpuasa dari dusta dan hal-hal haram serta janganlah kamu menyakiti tetangga. Bersikap tenang dan berwibawalah di hari puasamu. Janganlah kamu jadikan hari puasamu dan hari tidak berpuasamu sama saja.”</p>
<p>Itulah sejelek-jelek puasa yaitu hanya menahan lapar dan dahaga saja, sedangkan maksiat masih terus jalan. Hendaknya ketika berpuasa, setiap orang berusaha pula menahan anggota badan lainnya dari berbuat maksiat dan hal-hal yang sia-sia. Ibnu Rajab mengatakan, “Tingkatan puasa yang paling rendah adalah hanya meninggalkan minum dan makan saja.”11</p>
<p>Oleh karena itu, ketika keluar bulan Ramadhan seharusnya setiap insan menjadi lebih baik dibanding dengan bulan sebelumnya karena dia sudah ditempa di madrasah Ramadhan untuk meninggalkan berbagai macam maksiat. Orang yang dulu malas-malasan shalat 5 waktu, seharusnya menjadi sadar dan rutin mengerjakannya di luar bulan Ramadhan. Juga dalam masalah shalat Jama’ah bagi kaum pria, hendaklah pula dapat dirutinkan dilakukan di masjid sebagaimana rajin dilakukan ketika bulan Ramadhan. Begitu pula dalam bulan Ramadhan banyak wanita muslimah yang berusaha menggunakan jilbab yang menutup diri dengan sempurna, maka di luar bulan Ramadhan seharusnya hal ini tetap dijaga. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “(Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (ajeg) walaupun sedikit.”12</p>
<p>Para ulama seringkali mengatakan, “Sejelek-jelek kaum adalah yang mengenal Allah (rajin ibadah, -pen) hanya pada bulan Ramadhan saja.”</p>
<p><strong>Penutup</strong></p>
<p>Inilah beberapa hikmah syar’i yang luar biasa di balik puasa Ramadhan. Oleh karena itu, para salaf sangatlah merindukan bertemu dengan bulan Ramadhan agar memperoleh hikmah-hikmah yang ada di dalamnya. Sebagian ulama mengatakan, “Para salaf biasa berdoa kepada Allah selama 6 bulan agar dapat berjumpa dengan bulan Ramadhan. Dan 6 bulan sisanya mereka berdoa agar amalan-amalan mereka diterima”.13</p>
<p>Adapun hikmah puasa yang biasa sering dibicarakan sebagian kalangan bahwa puasa dapat menyehatkan badan (seperti dapat menurunkan bobot tubuh, mengurangi resiko stroke, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi resiko diabetes14), maka itu semua adalah hikmah ikutan saja15 dan bukan hikmah utama. Sehingga hendaklah seseorang meniatkan puasanya untuk mendapatkan hikmah syar’i terlebih dahulu dan janganlah dia berpuasa hanya untuk mengharapkan nikmat sehat semata. Karena jika niat puasanya hanya untuk mencapai kenikmatan dan kemaslahan duniawi, maka pahala melimpah di sisi Allah akan sirna walaupun dia akan mendapatkan nikmat dunia atau nikmat sehat yang dia cari-cari.</p>
<p>Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.” (QS. Asy Syuraa: 20)</p>
<p>Ibnu ‘Abbas mengatakan, “Barangsiapa yang melakukan amalan puasa, amalan shalat atau amalan shalat malam namun hanya ingin mengharapkan dunia, maka balasan dari Allah: “Allah akan memberikan baginya dunia yang dia cari-cari. Namun amalannya akan sia-sia (lenyap) di akhirat nanti karena mereka hanya ingin mencari keuntungan dunia. Di akhirat, mereka juga akan termasuk orang-orang yang merugi”.”16</p>
<p>Sehingga yang benar, puasa harus dilakukan dengan niat ikhlas untuk mengharap wajah Allah. Sedangkan nikmat kesehatan, itu hanyalah hikmah ikutan saja dari melakukan puasa, dan bukan tujuan utama yang dicari-cari. Jika seseorang berniat ikhlas dalam puasanya, niscaya nikmat dunia akan datang dengan sendirinya tanpa dia cari-cari. Ingatlah selalu nasehat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa yang niatnya adalah untuk menggapai akhirat, maka Allah akan memberikan kecukupan dalam hatinya, Dia akan menyatukan keinginannya yang tercerai berai, dunia pun akan dia peroleh dan tunduk hina padanya. Barangsiapa yang niatnya adalah untuk menggapai dunia, maka Allah akan menjadikan dia tidak pernah merasa cukup, akan mencerai beraikan keinginannya, dunia pun tidak dia peroleh kecuali yang telah ditetapkan baginya.” 17</p>
<p>Adapun hadits yang mengatakan, “Berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.” Perlu diketahui bahwa hadits semacam ini adalah hadits yang lemah (hadits dho’if) menurut ulama pakar hadits.18</p>
<p>Semoga Allah menerima setiap amalan kita di bulan Ramadhan dan menjadikan kita insan yang lebih baik dari bulan-bulan sebelumnya. Semoga Allah memberikan kita petunjuk, ketakwaan, sikap menjauhkan diri dari hal-hal haram dan memberikan kita kecukupan. Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat.</p>
<p>[Muhammad Abduh Tuasikal]</p>
<p><strong><br />
Catatan Kaki :</strong></p>
<p>1 Periksa Tafsir Karimir Rahman, ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di, hal. 86, Muassasah Ar Risalah, cetakan pertama, 1420 H</p>
<p>2 HR. Muslim no. 1151</p>
<p>3 HR. Bukhari no. 7171 dan Muslim no. 2174</p>
<p>4 Disarikan dari Latho’if Al Ma’arif, Ibnu Rajab Al Hambali, hal. 276-277, Al Maktab Al Islamiy, cetakan pertama, 1428 H.</p>
<p>5 HR. Ath Thobroniy dalam Al Kabir dan sanadnya tidak mengapa. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1084 mengatakan bahwa hadits ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalur lainnya.</p>
<p>6 HR. Bukhari no. 1903</p>
<p>7 HR. Ibnu Majah dan Hakim. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1082 mengatakan bahwa hadits ini shohih</p>
<p>8 Perkataan Al Akhfasy, Fathul Bari, 3/346, Mawqi’ Al Islam, Asy Syamilah</p>
<p>9 Perkataan Al Azhari, Syarh Muslim, 5/13, Mawqi’ Al Islam, Asy Syamilah</p>
<p>10 Syarh Muslim, 4/151</p>
<p>11 Latho’if Al Ma’arif, 277</p>
<p>12 HR. Abu Daud, An Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah. Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’ no. 1228 mengatakan hadits ini shohih</p>
<p>13 Latho-if Al Ma’arif, 369</p>
<p>14 Lihat <a rel="nofollow" href="http://swaramuslim.net/" target="_blank">http://swaramuslim.net</a></p>
<p>15 Periksa Tafsir Al Qur’an Al Karim Surat Al Baqoroh, Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin, 1/317, Dar Ibnul Jauzi, cetakan pertama, Shafar 1423 H.</p>
<p>16 Periksa Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 4/311, Dar Thoyibah, cetakan kedua 1420 H.</p>
<p>17 HR. Tirmidzi no. 2465. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat penjelasan hadits ini di Tuhfatul Ahwadzi, 7/139</p>
<p>18 Al Hafzih Al ‘Iroqiy dalam Takhrij Al Ihya’ (3/75) mengatakan bahwa hadits ini diriwayatkan oleh Ath Thobroniy dalam Al Awsath, Abu Nu’aim dalam Ath Thib An Nabawiy dari hadits Abu Hurairah dengan sanad yang lemah (dho’if). Syaikh Al Albani dalam Silsilah Al Hadits Adh Dho’ifah (1/420) mengatakan bahwa hadits ini dho’if (lemah).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aripinkriuk.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aripinkriuk.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aripinkriuk.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aripinkriuk.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aripinkriuk.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aripinkriuk.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aripinkriuk.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aripinkriuk.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aripinkriuk.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aripinkriuk.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aripinkriuk.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aripinkriuk.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aripinkriuk.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aripinkriuk.wordpress.com/241/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=241&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/09/01/hikmah-di-balik-puasa-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/30da2ee561621f70f5c9c6eb11d6c26f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs154.snc1/5736_148313555559_106963530559_3911220_8232789_a.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Nasehat Ramadhan: Allah Tidak Akan Menyia-nyiakan Amalan Hamba-Nya</title>
		<link>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/08/31/nasehat-ramadhan-allah-tidak-akan-menyia-nyiakan-amalan-hamba-nya/</link>
		<comments>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/08/31/nasehat-ramadhan-allah-tidak-akan-menyia-nyiakan-amalan-hamba-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 08:36:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipin</dc:creator>
				<category><![CDATA[document]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat Ramadhan: Allah Tidak Akan Menyia-nyiakan Amalan Hamba-Nya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aripinkriuk.wordpress.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Nasehat Ramadhan: Allah Tidak Akan Menyia-nyiakan Amalan Hamba-Nya Fatwa dan Nasehat Agama &#124; Nasehat Al-Quran dan As-Sunnah Ditulis oleh Ibnu Munzir on Sabtu, 29 Agustus 2009 08:30 &#8220;Uuuh, bau mulutku tidak sedap.&#8221; &#8220;Ah, aku malu untuk banyak berbicara, mulutku berbau kurang sedap.&#8221; Kira-kira demikianlah desah batin anda tatkala menyadari bahwa bau mulut anda mulai terasa tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=238&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td width="100%">
<h1><a href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/nasehat-al-quran-dan-as-sunnah/616-nasehat-ramadhan-allah-tidak-akan-menyia-nyiakan-amalan-hamba-nya.html"> Nasehat Ramadhan: Allah Tidak Akan Menyia-nyiakan Amalan Hamba-Nya</a></h1>
</td>
<td width="100%" align="right"><a title="PDF" rel="nofollow" href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/nasehat-al-quran-dan-as-sunnah/616-nasehat-ramadhan-allah-tidak-akan-menyia-nyiakan-amalan-hamba-nya.pdf"><img src="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/pdf_button.png" alt="PDF" /></a></td>
<td width="100%" align="right"><a title="Cetak" rel="nofollow" href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/nasehat-al-quran-dan-as-sunnah/616-nasehat-ramadhan-allah-tidak-akan-menyia-nyiakan-amalan-hamba-nya.html?tmpl=component&amp;print=1&amp;layout=default&amp;page="><img src="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/printButton.png" alt="Cetak" /></a></td>
<td width="100%" align="right"><a title="E-mail" href="http://www.pengusahamuslim.com/component/mailto/?tmpl=component&amp;link=aHR0cDovL3d3dy5wZW5ndXNhaGFtdXNsaW0uY29tL2ZhdHdhLXBlcmRhZ2FuZ2FuL25hc2VoYXQtYWwtcXVyYW4tZGFuLWFzLXN1bm5haC82MTYtbmFzZWhhdC1yYW1hZGhhbi1hbGxhaC10aWRhay1ha2FuLW1lbnlpYS1ueWlha2FuLWFtYWxhbi1oYW1iYS1ueWEuaHRtbA%3D%3D"><img src="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/emailButton.png" alt="E-mail" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td><span> <a href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan.html"> Fatwa dan Nasehat Agama </a> | </span> <span> <a href="http://www.pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/nasehat-al-quran-dan-as-sunnah.html"> Nasehat Al-Quran dan As-Sunnah </a> </span></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><span> Ditulis oleh Ibnu Munzir				on Sabtu, 29 Agustus 2009 08:30 </span><span> </span></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><em><img style="margin-left:6px;margin-bottom:6px;float:right;" src="http://www.pengusahamuslim.com/images/stories/tamanbunga.jpg" alt="Allah tidak akan menyia-nyiakan amalan hamba-Nya" width="210" height="105" />&#8220;Uuuh, bau mulutku tidak sedap.&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Ah, aku malu untuk banyak berbicara, mulutku berbau kurang sedap.&#8221;</em></p>
<p>Kira-kira demikianlah desah batin anda tatkala menyadari bahwa bau mulut anda mulai terasa tidak sedap di saat anda sedang berpuasa. Dan mungkin saja anda buru-buru dengan cairan peyegar bau mulut. Selanjutnya, andapun merasa lebih pede setelah berkumur untuk berbicara dan berinteraksi dengan orang lain.</p>
<p>Tidak perlu berkecil hati saudaraku! Bau mulut anda yang kurang sedap karena berpuasa, ternyata tidak sia-sia. Walau terasa tidak sedap pada penilaan orang, akan tetapi di sisi Allah, sangat dicintai dan bernilai tinggi.</p>
<p>وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ تَعَالَى مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ. متفق عليه</p>
<p><em>&#8220;Demi Dzat Yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dibanding aroma misik.&#8221;</em> (Muttafaqun &#8216;alaih)<br />
<span id="more-238"></span><br />
Saudaraku! coba anda renungkan, mengapa bau mulut orang berpuasa yang kurang sedap kok dicintai Allah, sehingga di akhirat mendapatkan balasan yang begitu indah. Mungkin pernah terbetik pikiran:<em>&#8220;Iih agama Islam ini kok terkesan kotor ya&#8230;&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Aduuh, gimana sih, agama yang aku cintai ini; bau mulut orang berpuasa yang kurang sedap dianggap bernilai ibadah.&#8221;</em></p>
<p>Penampilan orang yang berhaji dibuat sedemikian rupa, dilarang mengenakan wewangian, memotong kuku, penampilannya tidak rapi, akibatnya bau keringatpun jadi menyengat.</p>
<p>Bila sholat, menempelkan wajah ke tanah atau lantai masjid yang mungkin saja karpetnya telah lama tidak dibersihkan.</p>
<p>Semuanya mengesankan keterbelakangan, kolot, kumuh dan kotor.</p>
<p>Saudaraku! Mungkin demikianlah iblis membisikkan ke dalam hati anda, dengan suara yang santun nan lirih, sehingga terkesan ia sedang membela kepentingan anda.</p>
<p>Tentu sebagai orang yang beriman, anda langsung memberangus berbagai bisikan biadab tersebut dan tidak pernah memberinya peluang untuk melekat di batin anda. Akan tetapi betapa banyak dari saudara-sadara kita yang lemah iman menjadi termenung dan kebingungan memikirkannya.</p>
<p>Ketahuilah saudaraku! Bahwa efek samping dari berbagai amal ibadah di atas, walaupun terasa tidak baik dan kurang menyenangkan, akan tetapi itu merupakan bagian dari uji keimanan anda. Akankah dengan adanya efek samping yang kurang menyenangkan itu, anda menjadi hanyut oleh badai bisikan setan ataukah anda tetap tegar berjuang mencari keridhaan Allah?</p>
<p>Segala hal yang kurang menyenangkan yang menimpa anda semasa menjalankan ibadah kepada Allah adalah bagian dari duri dan aral yang melintang  di jalan-jalan menuju surga Allah.</p>
<p>Demikianlah ketetapan Allah yang berlaku pada kehidupan dunia. Pintu-pintu surga bertabirkan duri dan kesusahan. Sedangkan pintu-pintu surga diselimuti oleh kesenangan.</p>
<p>Walau demikian, rasa sakit dan hal-hal yang tidak menyenangkan tersebut tidak akan sia-sia begitu saja.</p>
<p>Semuanya bernilai ibadah dan mendapatkan balasan yang setimpal dan bahkan lebih baik.</p>
<p>Bau mulut anda semasa berpuasa akan berubah menjadi aroma yang lebih harum dibanding aroma misik.</p>
<p>Penampilan anda yang kusut lagi berdebu semasa berihram menjalankan manasik haji dan umrah, berbuah ampunan dari Allah.</p>
<p>انْظُرُوا إِلَى عِبَادِي شُعْثاً غُبْراً، اشْهَدُوا أَنِّي قَدْ غَفَرْتُ لَهُم ذُنُوبَهُم. رواه الطبراني وابن حبان وحسنه الألباني</p>
<p><em>&#8220;Saksikanlah hamba-hambaku yang sedang berpenampilan kusut lagi berdebu. Persaksikanlah bahwa aku telah mengampuni seluruh dosa-dosa mereka.&#8221;</em> (Riwayat At Thabrani, Ibnu Hibban dan dinyatakan sebagai hadits hasan oleh Al Albani)</p>
<p>Bekas sujud yang melekat di dahi, hidung, lutut, tangan dan kaki anda akan terhindar dari sengatan api neraka.</p>
<p>حَرَّمَ اللَّهُ عَلَى النَّارِ أَنْ تَأْكُلَ مِنِ ابْنِ آدَمَ أَثَرَ السُّجُودِ. رواه البخاري</p>
<p><em>&#8220;Allah mengharamkan atas api neraka untuk menyentuh anggota tubuh manusia yang membawa bekas sujud.&#8221;</em> (Riwayat Bukhary)</p>
<p>Tidakkah anda memimpikan untuk menjadi salah satu dari orang-orang yang kelak di hari kiamat mulutnya berbau harum bak misik, dan tubuh anda selamat dari sengatan api neraka?</p>
<p>Saudaraku! Besarkan hatimu dan ridhailah Islam sebagai agamamu, niscaya Allahpun meridhaimu.</p>
<p>Sadarlah, bahwa jalan menuju ke surga penuh dengan duri tajam, dan aral yang melintang. Semoga Allah Ta&#8217;ala meneguhkan hati anda dan membulatkan tekad tekad anda, dan menjadikan perjumpaan kita di surga.</p>
<p>Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya. <em>Amiin.</em></p>
<p>***</p>
<p>Penulis: Ustadz Muhammad Arifin Badri, M.A.<br />
Artikel www.pengusahamuslim.com</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aripinkriuk.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aripinkriuk.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aripinkriuk.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aripinkriuk.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aripinkriuk.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aripinkriuk.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aripinkriuk.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aripinkriuk.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aripinkriuk.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aripinkriuk.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aripinkriuk.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aripinkriuk.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aripinkriuk.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aripinkriuk.wordpress.com/238/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=238&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/08/31/nasehat-ramadhan-allah-tidak-akan-menyia-nyiakan-amalan-hamba-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/30da2ee561621f70f5c9c6eb11d6c26f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/pdf_button.png" medium="image">
			<media:title type="html">PDF</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/printButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">Cetak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pengusahamuslim.com/templates/pmuslim_tpl/images/emailButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">E-mail</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.pengusahamuslim.com/images/stories/tamanbunga.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Allah tidak akan menyia-nyiakan amalan hamba-Nya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Waspada, Skype Mungkin Disadap</title>
		<link>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/08/31/waspada-skype-mungkin-disadap/</link>
		<comments>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/08/31/waspada-skype-mungkin-disadap/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 05:34:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipin</dc:creator>
				<category><![CDATA[document]]></category>
		<category><![CDATA[Skype Mungkin Disadap]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aripinkriuk.wordpress.com/?p=234</guid>
		<description><![CDATA[Waspada, Skype Mungkin Disadap Senin, 31 Agustus 2009 &#124; 08:21 WIB Pengguna Skype, waspadalah. Perusahaan sekuriti Symantec menemukan rilis publik dari kode sumber Trojan yang menyasar para pengguna Skype. Trojan.Peskyspy adalah spyware yang merekam panggilan suara dan menyimpannya sebagai file MP3. Mesin yang telah terinfeksi akan menggunakan software yang menangani pemrosesan audio di dalam komputer [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=234&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Waspada, Skype Mungkin Disadap</h1>
<div>
<div style="margin-right:10px;width:300px;float:left;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/08/31/1052251p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
</div>
<p><!--- video --></div>
</div>
<p><span>Senin, 31 Agustus 2009 | 08:21 WIB</span></p>
<div id="article_body">
<p><strong> </strong>Pengguna Skype, waspadalah. Perusahaan sekuriti Symantec menemukan rilis publik dari kode sumber Trojan yang menyasar para pengguna Skype.</p>
<p>Trojan.Peskyspy adalah spyware yang merekam panggilan suara dan menyimpannya sebagai file MP3. Mesin yang telah terinfeksi akan menggunakan software yang menangani pemrosesan audio di dalam komputer dan menyimpan panggilan data sebagai sebuah file MP3.</p>
<p>File MP3 kemudian dikirimkan via Internet ke server yang sudah ditentukan di mana si penyerang kemudian bisa mendengarkan percakapan-percakapan yang telah direkam. Karena panggilannya adalah MP3, ukuran file pun tidak besar dan beban transfernya rendah.<br />
<span id="more-234"></span><br />
Menurut Symantec, saat ini resiko ancaman Trojan ini masih rendah. Namun karena kode ini tersedia secara bebas, Symantec mengatakan bahwa para pembuat malware bisa saja memanfaatkannya sebagai bagian dari paket pengintaiannya. Untungnya, para pencipta malware ini harus menghabiskan banyak waktu untuk mendengarkan berjam-jam file audio Skype untuk mendapatkan sesuatu yang menarik perhatian mereka.</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aripinkriuk.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aripinkriuk.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aripinkriuk.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aripinkriuk.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aripinkriuk.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aripinkriuk.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aripinkriuk.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aripinkriuk.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aripinkriuk.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aripinkriuk.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aripinkriuk.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aripinkriuk.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aripinkriuk.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aripinkriuk.wordpress.com/234/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=234&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/08/31/waspada-skype-mungkin-disadap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/30da2ee561621f70f5c9c6eb11d6c26f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2009/08/31/1052251p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Saudaraku, Jangan Biarkan Puasamu Sia-Sia</title>
		<link>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/08/28/saudaraku-jangan-biarkan-puasamu-sia-sia/</link>
		<comments>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/08/28/saudaraku-jangan-biarkan-puasamu-sia-sia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 03:04:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipin</dc:creator>
				<category><![CDATA[document]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan Biarkan Puasamu Sia-Sia]]></category>
		<category><![CDATA[Saudaraku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aripinkriuk.wordpress.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Saudaraku, Jangan Biarkan Puasamu Sia-Sia Today at 6:21am Di bulan Ramadhan ini setiap muslim memiliki kewajiban untuk menjalankan puasa dengan menahan lapar dan dahaga mulai dari fajar hingga terbenamnya matahari. Namun ada di antara kaum muslimin yang melakukan puasa, dia tidaklah mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga saja yang menghinggapi tenggorokannya. Inilah yang disabdakan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=231&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<h1><span>Saudaraku, Jangan Biarkan Puasamu Sia-Sia</span></h1>
</div>
<div>Today at 6:21am</div>
</div>
<div>
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=3872190&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=121720272110&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=121720272110&amp;id=106963530559"><img style="width:460px;" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs134.snc1/5736_145812705559_106963530559_3872190_6386025_n.jpg" alt="" /></a></div>
</div>
<div>
<p>Di bulan Ramadhan ini setiap muslim memiliki kewajiban untuk menjalankan puasa dengan menahan lapar dan dahaga mulai dari fajar hingga terbenamnya matahari. Namun ada di antara kaum muslimin yang melakukan puasa, dia tidaklah mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga saja yang menghinggapi tenggorokannya. Inilah yang disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang jujur lagi membawa berita yang benar,</p>
<p><span id="more-231"></span></p>
<p>رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ</p>
<p>“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thobroniy dalam Al Kabir dan sanadnya tidak mengapa. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1084 mengatakan bahwa hadits ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalur lainnya).</p>
<p>Apa di balik ini semua? Mengapa amalan puasa orang tersebut tidak teranggap, padahal dia telah susah payah menahan dahaga mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari?</p>
<p>Saudaraku, agar engkau mendapatkan jawabannya, simaklah pembahasan berikut mengenai beberapa hal yang membuat amalan puasa seseorang menjadi sia-sia –semoga Allah memberi taufik pada kita untuk menjauhi hal-hal ini-.</p>
<p><strong>[1] Berkata Dusta (az zuur)</strong></p>
<p>Inilah perkataan yang membuat puasa seorang muslim bisa sia-sia, hanya merasakan lapar dan dahaga saja.</p>
<p>Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p>مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ</p>
<p>“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. Bukhari no. 1903).</p>
<p>Apa yang dimaksud dengan az zuur? As Suyuthi mengatakan bahwa az zuur adalah berkata dusta dan menfitnah (buhtan). Sedangkan mengamalkannya berarti melakukan perbuatan keji yang merupakan konsekuensinya yang telah Allah larang. (Syarh Sunan Ibnu Majah, 1/121, Maktabah Syamilah)</p>
<p><strong>[2] Berkata lagwu (sia-sia) dan rofats (kata-kata porno)</strong></p>
<p>Amalan yang kedua yang membuat amalan puasa seseorang menjadi sia-sia adalah perkataan lagwu dan rofats.</p>
<p>Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p>
<p>لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الأَكْلِ وَالشَّرَبِ ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ ، فَإِنْ سَابَّكَ أَحَدٌ أَوْ جَهُلَ عَلَيْكَ فَلْتَقُلْ : إِنِّي صَائِمٌ ، إِنِّي صَائِمٌ</p>
<p>“Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, “Aku sedang puasa, aku sedang puasa”.” (HR. Ibnu Majah dan Hakim. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1082 mengatakan bahwa hadits ini shohih)</p>
<p>Apa yang dimaksud dengan lagwu? Dalam Fathul Bari (3/346), Al Akhfasy mengatakan, “Lagwu adalah perkataan sia-sia dan semisalnya yang tidak berfaedah.”</p>
<p>Lalu apa yang dimaksudkan dengan rofats? Dalam Fathul Bari (5/157), Ibnu Hajar mengatakan, “Istilah Rofats digunakan dalam pengertian ‘kiasan untuk hubungan badan’ dan semua perkataan keji.”</p>
<p>Al Azhari mengatakan, “Istilah rofats adalah istilah untuk setiap hal yang diinginkan laki-laki pada wanita.” Atau dengan kata lain rofats adalah kata-kata porno.</p>
<p>Itulah di antara perkara yang bisa membuat amalan seseorang menjadi sia-sia. Betapa banyak orang yang masih melakukan seperti ini, begitu mudahnya mengeluarkan kata-kata kotor, dusta, sia-sia dan menggunjing orang lain.</p>
<p><strong>[3] Melakukan Berbagai Macam Maksiat</strong></p>
<p>Ingatlah bahwa puasa bukanlah hanya menahan lapar dan dahaga saja, namun hendaknya seorang yang berpuasa juga menjauhi perbuatan yang haram. Perhatikanlah saudaraku petuah yang sangat bagus dari Ibnu Rojab Al Hambali berikut :</p>
<p><em>“Ketahuilah, amalan taqorub (mendekatkan diri) pada Allah Ta’ala dengan meninggalkan berbagai syahwat (yang sebenarnya mubah ketika di luar puasa seperti makan atau berhubungan badan dengan istri, pen) tidak akan sempurna hingga seseorang mendekatkan diri pada Allah dengan meninggalkan perkara yang Dia larang yaitu dusta, perbuatan zholim, permusuhan di antara manusia dalam masalah darah, harta dan kehormatan.” (Latho’if Al Ma’arif, 1/168, Asy Syamilah)</em></p>
<p>Jabir bin ‘Abdillah menyampaikan petuah yang sangat bagus :</p>
<p><em>“Seandainya kamu berpuasa maka hendaknya pendengaranmu, penglihatanmu dan lisanmu turut berpuasa dari dusta dan hal-hal haram serta janganlah kamu menyakiti tetangga. Bersikap tenang dan berwibawalah di hari puasamu. Janganlah kamu jadikan hari puasamu dan hari tidak berpuasamu sama saja.” (Lihat Latho’if Al Ma’arif, 1/168, Asy Syamilah)</em></p>
<p>Itulah sejelek-jelek puasa yaitu hanya menahan lapar dan dahaga saja, sedangkan maksiat masih terus dilakukan. Hendaknya seseorang menahan anggota badan lainnya dari berbuat maksiat. Ibnu Rojab mengatakan,</p>
<p>أَهْوَنُ الصِّيَامُ تَرْكُ الشَّرَابِ وَ الطَّعَامِ</p>
<p><em>“Tingkatan puasa yang paling rendah hanya meninggalkan minum dan makan saja.”</em></p>
<p><strong>Apakah dengan Berkata Dusta dan Melakukan Maksiat, Puasa Seseorang Menjadi Batal?</strong></p>
<p>Untuk menjelaskan hal ini, perhatikanlah perkataan Ibnu Rojab berikut :</p>
<p><em>“Mendekatkan diri pada Allah Ta’ala dengan meninggalkan perkara yang mubah tidaklah akan sempurna sampai seseorang menyempurnakannya dengan meninggalkan perbuatan haram. Barangsiapa yang melakukan yang haram (seperti berdusta) lalu dia mendekatkan diri pada Allah dengan meninggalkan yang mubah (seperti makan di bulan Ramadhan), maka ini sama halnya dengan seseorang meninggalkan yang wajib lalu dia mengerjakan yang sunnah. Walaupun puasa orang semacam ini tetap dianggap sah menurut pendapat jumhur (mayoritas ulama) yaitu orang yang melakukan semacam ini tidak diperintahkan untuk mengulangi (mengqodho’) puasanya. Alasannya karena amalan itu batal jika seseorang melakukan perbuatan yang dilarang karena sebab khusus dan tidaklah batal jika melakukan perbuatan yang dilarang yang bukan karena sebab khusus. Inilah pendapat mayoritas ulama.”</em></p>
<p>Ibnu Hajar dalam Al Fath (6/129) juga mengatakan mengenai hadits perkataan zuur (dusta) dan mengamalkannya :</p>
<p><em>“Mayoritas ulama membawa makna larangan ini pada makna pengharaman, sedangkan batalnya hanya dikhususkan dengan makan, minum dan jima’ (berhubungan suami istri).”</em></p>
<p>Mala ‘Ali Al Qori dalam Mirqotul Mafatih Syarh Misykatul Mashobih (6/308) berkata,</p>
<p><em>“Orang yang berpuasa seperti ini sama keadaannya dengan orang yang haji yaitu pahala pokoknya (ashlu) tidak batal, tetapi kesempurnaan pahala yang tidak dia peroleh. Orang semacam ini akan mendapatkan ganjaran puasa sekaligus dosa karena maksiat yang dia lakukan.”</em></p>
<p><strong>Kesimpulannya:</strong> Seseorang yang masih gemar melakukan maksiat di bulan Ramadhan seperti berkata dusta, menfitnah, dan bentuk maksiat lainnya yang bukan pembatal puasa, maka puasanya tetap sah, namun dia tidak mendapatkan ganjaran yang sempurna di sisi Allah. –Semoga kita dijauhkan dari melakukan hal-hal semacam ini-</p>
<p>Selengkapnya baca di sini: <a rel="nofollow" href="http://rumaysho.com/hukum-islam/puasa/2681-jangan-biarkan-puasamu-sia-sia.html" target="_blank"><span>http://rumaysho.com/hukum-</span><span>islam/puasa/2681-jangan-bi</span>arkan-puasamu-sia-sia.html</a></p>
<p>***</p>
<p>Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="http://rumaysho.com/" target="_blank">http://rumaysho.com</a></div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aripinkriuk.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aripinkriuk.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aripinkriuk.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aripinkriuk.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aripinkriuk.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aripinkriuk.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aripinkriuk.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aripinkriuk.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aripinkriuk.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aripinkriuk.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aripinkriuk.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aripinkriuk.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aripinkriuk.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aripinkriuk.wordpress.com/231/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=231&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/08/28/saudaraku-jangan-biarkan-puasamu-sia-sia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/30da2ee561621f70f5c9c6eb11d6c26f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs134.snc1/5736_145812705559_106963530559_3872190_6386025_n.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Virus Komputer Lokal Lebih Berbahaya</title>
		<link>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/08/27/virus-komputer-lokal-lebih-berbahaya/</link>
		<comments>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/08/27/virus-komputer-lokal-lebih-berbahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 02:09:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ipin</dc:creator>
				<category><![CDATA[document]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Komputer Lokal Lebih Berbahaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aripinkriuk.wordpress.com/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[Virus Komputer Lokal Lebih Berbahaya Zaman Internet, Minggu, 23 Agustus 2009 &#124; 17:06 WIB Virus komputer lokal buatan Indonesia yang banyak beredar di dunia maya saat ini diyakini lebih berbahaya dari virus produksi asing. Dalam beberapa kasus, virus lokal sampai menghilangkan data file di komputer korban. &#8220;Sementara, virus asing tidak sampai menghilangkan file penting penggunanya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=226&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Virus Komputer Lokal Lebih Berbahaya</h1>
<div>
<div>
<div style="margin-right:10px;width:300px;float:left;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/03/01/2669425p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxtitle" style="margin-bottom:0;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:11px;line-height:normal;color:#333333;">Zaman Internet,</div>
</div>
<p><!--- video --></div>
</div>
</div>
<p><span>Minggu, 23 Agustus 2009 | 17:06 WIB</span></p>
<div id="article_body">
<p><strong> </strong>Virus komputer lokal buatan Indonesia yang banyak beredar di dunia maya saat ini diyakini lebih berbahaya dari virus produksi asing. Dalam beberapa kasus, virus lokal sampai menghilangkan data file di komputer korban.</p>
<p>&#8220;Sementara, virus asing tidak sampai menghilangkan file penting penggunanya. Produsen virus tersebut hanya ingin menunjukkan kelemahan windows yang ada saat ini,&#8221; kata Yudhi Kukuh, Technical Security Consultant, ESET Indonesia, perusahaan di bidang keamanan digital, Minggu (23/8).</p>
<p>Namun, jelas dia, dari sejumlah virus yang menyebar di seluruh jaringan komputer di dunia, virus asal Indonesia hanya menyumbang 0,1 persen. &#8220;Meski penguasaannya terbilang minim secara internasional, pengguna komputer perlu menyadari pentingnya antivirus untuk melindungi data,&#8221; ujarnya.<br />
<span id="more-226"></span><br />
Sampai saat ini, kata dia, variasi virus di dunia sangat beragam. Akan tetapi, yang kini menjadi tren dan berbahaya adalah virus &#8220;configure&#8221;. Virus ini sifatnya bisa menggandakan diri, sehingga kini variannya bisa mencapai turunan ke-30 (&#8220;configure&#8221; varian AQ).</p>
<p>&#8220;Mayoritas, selama ini yang menyerang komputer di antaranya `configure generic`, `configure` varian A, dan `configure` varian AA,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara, ia mencontohkan, ragam virus lokal yang juga membahayakan data pengguna komputer seperti babon, aksika, &#8220;coolface &amp; coolface MP3 player&#8221;, W32/Kill AV, pendekar &#8220;blank&#8221;, pacaran, &#8220;blue fantassy&#8221;, &#8220;Windx-Matrox&#8221;. Selain itu, ada juga virus amburadul, FD Shield, Purwo C, dan Nadia Saphira.</p>
<p>Terkait pengguna antivirus ESET, Marketing Communications ESET Indonesia, Chrissie Maryanto, menyatakan, sampai saat ini pasar terbesar sebanyak 60 persen berada di Jakarta, 30 persen di Surabaya, dan 10 persennya menyebar di kota lain. &#8220;Dari jumlah tersebut, segmentasi pasar kami terdiri dari 80 persen kalangan korporasi dan 20 persen pelaku usaha ritel,&#8221; katanya.</p>
<p>Khusus di Surabaya, ia siap menembus pasar ritel di kota tersebut. Salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan peritel yang bergerak di bidang teknologi informasi (TI). Sementara itu, sejak Agustus ini ia telah memiliki reseller di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Jember, Bali, Balikpapan, dan Papua.</p>
<p>&#8220;Mengenai upaya menarik konsumen, kami memberikan promo Merdeka Dari Virus dengan harga promosi untuk Home Edition seperti ESET Antivirus NOD32 yang kini menjadi 24,99 dolar Amerika Serikat (AS), dari harga normal 39,99 dolar AS,&#8221; katanya.</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aripinkriuk.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aripinkriuk.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aripinkriuk.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aripinkriuk.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aripinkriuk.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aripinkriuk.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aripinkriuk.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aripinkriuk.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aripinkriuk.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aripinkriuk.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aripinkriuk.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aripinkriuk.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aripinkriuk.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aripinkriuk.wordpress.com/226/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aripinkriuk.wordpress.com&amp;blog=8811435&amp;post=226&amp;subd=aripinkriuk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aripinkriuk.wordpress.com/2009/08/27/virus-komputer-lokal-lebih-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/30da2ee561621f70f5c9c6eb11d6c26f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ipin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/03/01/2669425p.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
