Akh iPin

Assalamualaikum Wr Wb

“Berbukalah dengan yang Manis”: Keliru!

Selasa, 1 September 2009 | 14:20 WIB

“Berbukalah dengan yang Manis”: Keliru!

shutterstock
Berbukalah dengan menu sayuran dan buah-buahan yang tidak terlalu manis.

Dalam paradigma holistik -yaitu cara pandang manusia melihat tubuhnya sebagai kesatuan antara tubuh fisik, jiwa (emosi, kondisi alam pikir, baik sadar maupun bawah sadar) dan spiritual- puasa merupakan seni sekaligus sains. Puasa sebagai sekadar “aturan” akan sama saja dengan aturan lain yang berlaku di masyarakat: hanya melulu menerapkan mana yang boleh dan yang tidak boleh. Setiap kata “tidak boleh” akan menerbitkan tetes liur bernama: godaan, yang membutuhkan berton-ton perjuangan agar bertahan. Maka puasa perlu dibahas sebagai masa transformasi saat istilah “tidak boleh” menjadi “tidak mau, karena pilihan dan kesadaran”.
Baca selanjutnya…

September 3, 2009 Posted by | document | | Tinggalkan sebuah Komentar

Pentingnya Figur Ayah di Bulan Ramadhan

Rabu, 2 September 2009 | 21:47 WIB

Pentingnya Figur Ayah di Bulan Ramadhan

SHUTTERSTOCK

Alangkah harmonisnya ketika melihat sebuah keluarga buka puasa bersama-sama. Sang ibu sibuk membagikan nasi dan lank pauk. Anak-anak ricuh tak sabar menunggu azan magrib berkumandang. Sementara, sang ayah tertawa riang memperhatikan suasana yang akrab tersebut.

Baca selanjutnya…

September 3, 2009 Posted by | document | | Tinggalkan sebuah Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.